Cara Mempercantik Diri Yang DiHaramkan Dalam Islam, No 3 Sering Dilakukan Oleh Wanita

Cara mempercantik diri yang diharamkan dalam islam. Mempercantik diri memang tidak ada salahnya. Bahkan menjaga penampilan itu penting bagi seorang wanita. Bahkan sebagai seorang wanita, Anda memang dituntut untuk menjadi cantik dan enak dipandang.

Namun terlepas dari itu semua, ada banyak cara yang akhirnya digunakan oleh beberapa kalangan wanita untuk mempercantik dirinya. Ada yang masih bertahan dengan cara alami turun temurun, namun ada juga yang akhirnya menggunakan cara instan. Cara instan ini sendiri memiliki berbagai macam cara. Mulai dengan cara menggunakan krim, skin care ada juga menempuh jalur medis atau semacamnya demi bisa dikatakan cantik.
Cara mempercantik diri yang diharamkan dalam islam
Tanpa mereka sadari, bahwa islam memiliki pandangan sendiri dalam urusan mempercantik diri. Ada yang dianjurkan ada juga yang di haramkan bahkan azabnya akan sangat pedih di akhirat kelak. Kita boleh mempercantik diri, namun kita juga harus memperhatikan adat istiadat atau hukum-hukum dalam agama kita.

Apa Saja Cara Mempercantik Diri Yang Di Haramkan Dalam Islam?

Kini banyak sekali wanita yang sudah menggunakan cara mempercantik diri yang di haramkan dalam islam. Bahkan salah satunya dilakukan oleh saudara-saudara dekat kita. Sebelum masuk terlalu jauh, ada baiknya Anda menegur jika Anda memiliki saudara atau teman yang menggunakan cara-cara mempercantik diri yang diharamkan dalam islam ini.
Karena itu juga merupakan salah satu kewajiban kita sebagai umat yang bersaudara. Nah, meliputi apa sajakah cara-cara mempercantik diri tang diharamkan dalam islam? Berikut rinciannya.

1. Menyambung rambut
Menyambung rambut kini memang sudah menjadi salah satu solusi atau jalan pintas yang dipilih untuk mewujudkan memiliki rambut yang panjang. Namun, menyambung rambut merupakan hal yang dilaknat dalam islam.

"Menyambung rambut adalah haram, karena laknat tidaklah terjadi untuk perkara yang tidak duharamkan" (Imam Asy-Syaukani, Nailul Authar 6/191)

2. Merenggangkan atau meruncingkan gigi
Merenggangkan gigi atau meruncingkan gigi dianggap salah satu hal yang sia-sia dan hanya akan merubah ciptaan Allah, jika itu dilakukan semata-mata hanya untuk kecantikan.

"Rasulullah melaknat orang-orang yang memasang tato, menajamkan giginya, mencabut alis matanya dan mengubah ciptaan Allah" ( Hr. An-Nasa'i 5253, dan dishohihkan oleh Syaikh al-Albani dalam sohih sunan An-Nasa'i)

"Adapun apabila untuk pengobatan misalnya, untuk memperbaiki kerusakan atau hal tersebut dibutuhkan, seperti gigi tidak dapat menggigit makanan kecuali harus memperbaiki dan meratakannya, maka hal ini tidak mengapa" (Al-Muntaqo Min Fatawa Syaikh Al Fauzan no 484.3/323)

3. Mencabut/mencukur bulu alis
Hal ini sering kali dilakukan oleh kebanyakan wanita demi mendapatkan alis yang rapi dan mudah untuk dibentuk. Tetapi ternyata hal ini dilarang dalam islam.

" Rasulullah melaknat orang-orang yang memasang tato, menajamkan giginya, mencabut alis matanya dan mengubah ciptaan Allah" ( Hr. An-Nasa'i 5253, dan dishohihkan oleh Syaikh al-Albani dalam sohih sunan An-Nasa'i)

4. Mentato tubuh
Tato sering kali digunakan dengan alasan untuk memperindah atau mempercantik tubuh. Dianggap juga sebagai seni, namun hal ini juga dilarang dalam islam.

" Allah melaknat wanita yang menyambung rambut, dan wanita yang disambung rambutnya, dan wanita pembuat tato dan yang bertato" (HR. Bukhari, Muslim dan Tirmidzi). 

Semoga saja kita masih dalam golongan wanita-wanita yang tetap mensyukuri segala pemberian dari Allah apapun itu keadaannya. Karena memang tidak ada manusia yang sempurna.

Demikian ulasan singkat yang dapat saya sampaikan tentang cara mempercantik diri yang diharamkan dalam islam ini. Semoga dapat membantu Anda menjadai pribadi yang lebih baik. Jangan lupa share dan kunjungi blog Panggulku untuk dapatkan info lainnya. Terimakasih.

Belum ada Komentar untuk "Cara Mempercantik Diri Yang DiHaramkan Dalam Islam, No 3 Sering Dilakukan Oleh Wanita"

Posting Komentar

Iklan Atas Artikel

Iklan Tengah Artikel 1

Iklan Tengah Artikel 2

Iklan Bawah Artikel