4 Cara Menanam Cabe Dalam Pot/Polybag Dan Pekarangan Rumah

Cara Menanam Cabe Dalam Pot/Polybag Dan Pekarangan Rumah. Cara ini sangat membantu bagi para ibu rumah tangga, yang tidak memiliki kebun atau tanah yang luas tetapi tetap dapat memiliki tanaman cabe sendiri dirumah. Menanam cabe dalam pot/polybag merupakan cara yang efektif karena tidak memerlukan lahan yang luas. Bisa ditaruh dipekarangan rumah ataupun di samping-samping rumah.

Berkebun di halaman rumah yang terbatas adalah sebuah rutinitas yang sangat bermanfaat bagi kehidupan. Kebun di halaman rumah akan membuat halaman di belakang rumah anda menjadi lebih cantik dan juga lebih segar dengan adanya tanaman yang melengkapinya.



Bagi mereka yang tinggal di perkotaan warna hijau ditengarai sangat ampuh menghilangkan stres. Sebagai salah satu tanaman yang sangat mudah beradaptasi di lingkunganya, Cabai atau Cabe bisa menjadi salah satu pilihan yang tepat untuk ditanam, selain harganya yang relatif naik turun dari hari ke hari, Cabai hampir digunakan setiap hari bagi para ibu rumah tangga, sehingga jika anda membutuhkan cabai untuk memasak, anda tidak perlu jauh-jauh pergi ke pasar Anda tinggal mengambilnya di kebun belakang rumah yang sudah Anda tanam sendiri.

Ada baiknya saya memperkenalkan tanaman dengan buah berwarna merah ini terlebih dahulu sebelum saya membahas lebih lanjut mengenai cara menanam cabe dan merawatnya agar berbuah .

Tanaman cabai di dalamnya juga terdapat terong cabai keriting dan cabai rawit yang merupakan famili dari Solanacearum. Dari ketinggian 0 mdpl sampai dengan 1500 mdpl tanaman ini dapat dengan mudah betadaptasi, sehingga salah satu kriteria tanaman yang dapat pada lahan sempit terpenuhi dan akan mudah ditanam.

Tanaman cabai tidak memiliki banyak tuntutan untuk hidup subur dan sehat, cukup dengan menyediakan air cabai akan tetap tumbuh dengan baik, namun untuk berbuah lebat dan sehat, dibutuhkan cara khusus dan beberapa tips. Berikut Tips membuat tanaman cabe cepat berbuah banyak:

1. Ketersediaan Unsur Hara dan Penanaman

Kesalahan dalam menyediakan unsur hara dan air adalah Beberapa kasus yang membuat tanaman cabai di rumah terutama yang tumbuh dalam kantung atau pot tumbuh kritis dengan buah jarang dan hampir mati . Kebanyakan orang yang bertanam cabai sudah santai ketika cabai mereka sudah berbuah dan tumbuh lebat pada awal pertumbuhan padahal hal ini tidak menjamin kelangsungan hidup tanaman cabai untuk kedepanya. 

Kemungkinan buah cabai tidak akan merah jika tetap salah merawat , alias mati pada saat cabe masih berwarna hijau atau masih muda. Hal ini bisa jadi disebabkan oleh kurangnya unsur hara yang terkandung dalam pot dan terlalu banyak unsur kimia seperti penggunaan pupuk Urea dan NPK secara berlebih pada tanaman. 

Hampir 70 % kebutuhan tanaman adalah Nitrogen,Urea dan Nitrogen memang sangat dibutuhkan oleh tanaman, namun sisa dari 30% kebutuhan tersebut juga sangat penting untuk pertumbuhan tanaman. Seorang pakar kimia organik asal UGM, Dr. Agus Kuncaka penggunaan pupuk organik jauh lebih baik dalam menjaga kesuburan tanah dan bertahan lebih lama dibandingkan dengan pupuk buatan atau pupuk  kimia. 

Unsur kimia pada pupuk Urea akan menghambat pertumbuhan zat hara adan membuat struktur tanah keras, sedangkan pupuk organik mendukung daya dukung mikro-organisme tanah menjadi subur. Untuk tanaman cabai dalam pot penggunaan pupuk alami jauh lebih baik seperti penggunaan pupuk kandang atau pupuk kompos, jika kedua pupuk ini masih susah didapatkan di tengah kota-kota besar, sudah ada dalam bentuk kemasan ada banyak pupuk kimia organik yang dijual. 

Tentu saja pupuk ini berbeda dengan pupuk kimia anorganik sepert Npk dan urea, hanya saja pupuk masih mahal dibandingkan dengan pupuk Urea yang dijual sampai dengan harga 2000 per kg pupuk tersebut.

2. Jangan Gunakan Pestisida Kimia

Dalam hal membasmi serangga penggunaan pestisida kimia memang sangat ampuh, namun pada skala rumah tangga, jauh lebih banyak kerugiannya dibandingkan dengan keuntungannya dari penggunaan pestisida kimia ini. Hindari penggunaan pestisida karena dapat merusak kesehatan dan berpotensi racun pada saat mengkonsumsi cabai yang ditanam atau bahkan anak-anak yang tidak mengetahui kapan terakhir kali tanaman cabai di semprot dengan pestisida dan langsung mengkonsumsi cabai tersebut tanpa di cuci terlebih dahulu. Jika tanaman tanaman diserang hama sebaiknya dilakukan pemangkasan pada bagian yang terserang hama atau di biarkan terkena sinar matahari terbuka .


3. Penyiangan Tanaman Cabai

Penyiangan adalah proses menghilangkan tanaman yang tumbuh bersama di dalam pot dan juga proses menghilangkan bagian tanaman yang dianggap sudah tidak produktif atau sekarat dan hampir mati. Penyiangan dilakukan pada batang pohon yang sudah kecokletan hampir mati atau pada bagian daun yang sudah kering. Tujuan dari penyiangan ini agar tanaman cabai segera mengganti bagian yang dipangkas dengan cabang baru atau tunas baru. Cabang baru tentunya lebih produktif dibandingkan dengan cabang lama hanya saja jangan sampai memangkas habis pohon cabai sampai daya hidupnya hilang dan tanaman mengering hingga akhirnya mati. Agar tidak melukai bagian lain dari tanaman cabai pangkas bagian tersebut dengan menggunakan pisau tajam , pemangkasan menggunakan tangan atau mematahkan batang dengan cara di goyang-goyang berkali-kali sampai batang tanaman cabai putus haruslah kita hindari.

 4. Penggemburan tanah dalam Pot

Tanah yang ada dalam pot tentu saja semakin lama semakin mengeras dan tidak subur lagi. Tanah yang mengeras akan mengurangi sirkulasi udara di dalamnya sehingga akar tanaman akan kesulitan untuk tumbuh dengan baik karena kurangnya sirkulasi udara. 

Selain dari kandungan udara yang berkurang, tanah yang keras dalam pot akan membuat daya serap air berkurang sehingga air tidak tersimpan di dalam tanah tapi mengalir pada bagian bawah pot dan aliran tentu saja membawa serta humus yang ada sehingga tanah jadi tidak subur dan berakibat pada mengering-nya tanaman di dalam pot karena tanah juga menjadi keras. 

Ada dua cara menggemburkan tanah dalam Pot atau polybag, yang pertama jika tanaman baru saja dipanen atau sedang tidak dalam keadaan berbuah, Tanaman boleh dicabut dari pot kemudian mengganti tanamn dengan tanah yang ada setelah dicampur dengan kompos yang baru. Cara ini adalah cara yang paling baik namun jika yang tanaman yang ada sedang dalam keadaan berbuah akan dapat merusak buah. 

Cara kedua dilakukan pada saat tanaman cabai berbuah di dalam pot atau polybag. Cara ini dengan cara mengcungkil tanah dari luar atas dekat dengan batang (bukan tepat pada batang) dengan menggunakan alat seperti sekop kecil yang biasa digunakan untuk berkebun dihalaman rumah. 

Cara ini lebih baik digunakan untuk membuat air tinggal dalam tanah namun harus rutin dilakukan paling tidak dua minggu sekali secara rutin. Jangan mencungkil terlalu dalam karena berpotensi memutuskan akar tanaman yang sedang kita tanam tersebut.

Demikianlah tips yang bisa saya bagikan tentang Cara Menanam Cabe Dalam Pot/Polybag Dan Pekarangan Rumah.Mudah-mudahan bisa membantu dan bermanfaat bagi Anda semua.

Berlangganan update artikel terbaru via email:

0 Response to "4 Cara Menanam Cabe Dalam Pot/Polybag Dan Pekarangan Rumah"

Posting Komentar

Iklan Atas Artikel

Iklan Tengah Artikel 1

Iklan Tengah Artikel 2

Iklan Bawah Artikel