6 Tips Menanam Cabe Hydroponic Dalam Botol Bekas

Menanam cabe hydroponic dijaman yang serba modern ini menanam cabe dengan metode hydroponic kini semakin banyak digemari oleh masyarakat.Selain tidak membutuhkan media tanah menanam dengan metode cabe hydroponic ini juga tidak terlalu sulit dipraktekan.

Hydroponic merupakan kegiatan menanam yang kian digemari dari hari ke hari dikalangan masyarakat jaman sekarang. Selain dijadikan untuk mengisi waktu luwang atau hobi, tetapi bisa juga untuk menambah isi celengan keluarga banyak orang yang tertarik untuk melakukan pembudidayaan tanaman dengan cara bercocok tanam hidroponik.


Seperti cabe ini, banyak tanaman yang memberi keuntungan apabila dibudidaya dalam skala besar dengan tujuan komersial. Contoh  tanaman yang bisa dibudidaya dengan sistem hidroponik dan menjadi peluang usaha yang cukup menjanjikan adalah cabe merah atau cabe rawit. Alasannya , cabe hampir tak pernah absen pada bumbu beragam jenis masakan khususnya kuliner khas Indonesia. Dikarenakan berbagai alasan tercatat banyak pemilik restoran atau supermarket yang lebih tertarik untuk memilih cabe hasil hidroponik , seperti berikut ini misalnya:

Menanam Cabe Hydroponic lebih hemat air karena cabai jarang sekali kotor seperti cabe yang ditanam pada media tanah. Hasil panen cabe hidroponik bebas dari kandungan pestisida berbahan kimia. Dikarenakan tidak menggunakan media tanam berupa tanah yang menyentuh langsung menjadikan cabe yang ditanam dengan media hydroponic ini menjadi higienis. Bebas serangan penyakit dan hama seperti ulat yang menggerogoti kulit buah cabai. Selain alasan tersebut, cabe juga kerap digunakan sebagai bumbu instan pada seperti keripik singkong dan camilan lainya, atau dijadikan obat-obatan yang mana diketahui bahwa cabai mempunyai dampak positif bagi lesehatan dan dan juga bisa jadi roda perindustrian jamu.Dengan manfaat kesehatan seperti berikut:

Manfaat Cabe Bagi Kesehatan

# Cabe dengan warna merah menjadi tanda akan terdapatnya kandungan beta karoten atau pro vitamin A yang pada tubuh akan bekerja untuk meningkatkan sistem imun kekebalan tubuh.

# Berdasarkan penelitian medis yang belum lama dilaksanakan akhir-akhir ini, selama beberapa jam setelah kon sumsi cabe ditemukan adanya beberapa jenis kandungan yang dapat mengoptimalkan pembakaran energi. Sehingga terjadilah pwnurunan berat badan dikarenakan hal tersebut berlanjut secara teknis untuk membuat tubuh mengurangi jumlah kalori .

# Cabe memiliki peptida yang mampu mengontrol tingkat insulin dengan memberikan cabe ke dalam makanan secara teratur dapat menurunkan risiko terkena diabetes tipe 2. Dan masih banyak lagi manfaatnya. Dengan mengetahui manfaat yang sangat baik tersebut, tentu semakin banyak yang terpincut untuk memulai budidaya cabe melalui media hidroponik. Apabila Anda termasuk salah satu yang mau mencoba budidaya tanaman cabe di rumah Anda sendiri, maka akan menerapkan konsep hidroponik wick system (sistem sumbu) melalui media botol bekas.

Cara Menanam Cabe Hidroponik Dalam Botol Bekas 

1: PEMILIHAN BENIH CABE Memilih bibit atau benih cabe adalah kegiatan pertama yang harus Anda lakukan dalam peoses hiroponik cabe. Untuk parameter sejauh mana keberhasilan proses produksi ,pilihlah bibit cabe unggul berkualitas. Dari sini Anda mengetahui kalau hidroponik bukan sebatas menjaga tanaman agar bebas dari penyakit dan hama ataupun melakukan pemupukan tanaman tersebut, tetapi yang menjadikan kontribusi kesuksesan pada pembudidayaan cabe adalah memilih bibit berkualitas. Untuk mengetahui bibit cabe hidroponik yang unggul berkualitas tinggi, Anda bisa melihat dari kriteria seperti induknya serta kecepatan pertumbuhan selama masa penyemaian bibit cabe.

Bibit tanaman yang mempunyai lanju pertumbuhan cepat akan menghasilkan tanaman yang lebih produktif sehingga hasil produksi cabe juga lebih berkualitas tinggi sesuai harapan. Memang tidak mudah dalam menentukan benih cabe. Oleh karena itu sobat, agar kegiatan berkebun cabe hidroponik Anda tidak sia-sia negitu saja, Anda bisa melihat tips memilih bibit cabe unggul  dan berkualitas sebagai berikut ini:

# Ketahui kualitas induk tanaman cabe yang setidaknya mengantongi beberapa kriteria sebagai tanaman unggul nerkualitas baik, seperti kekuatan tumbuh yang sangat cepat, mampu beradaptasi di berbagai lingkungan berikut kondisi lahan yang ditempati, mempunyai ketahanan yang baik terhadap serangan penyakit ataupun hama lainya, menyerap dengan baik nutrisi yang dihantarkan oleh pupuk yang diberikan, mampu memberi hasil produksi tinggi saat panen, dan menghasilkan buah (cabe) seperti yang dikehendaki cabe yang tumbuh sempurna.

# Bibit cabe yang mau diambil haruslah dari cabe yang benar-benar sudah tua dan berwarna merah, sehingga diperoleh biji atau benih dari buah yang sudah berisi penuh dan sudah siap untuk benih.

# Kemampuan berkecambah dan perkembangan kecambah yang bagus dan tumbuh sempurna. -Laju perkembangan benih yang bagus selama proses pengecambahan atau penyemaian. Benih yang memegang ciri-ciri pada poin ini akan menghasilkan tanaman yang subur dan sehat, begitupun sebaliknya jika benih kurang baik.

# Pilihlah bibit cabe yang sehat (tidak terserang hama penyakit).

Jika waktu atau kemampuan Anda tidak banyak untuk memilih atau membuat bibit cabe sendiri pada cara menanam cabe hidroponik dengan media botol bekas ini maka, Anda bisa mendatangi toko pertanian untuk membeli benih cabe unggul berkualitas tinggi. Umumnya ada dua jenis benih yang dijual di toko-toko pertanian, yakni benih hibrida dan benih OP.

Benih hibrida memiliki kualitas yang lebih tinggi daripada benih OP yang merupakan benih lokal . Hal ini dikarenakan hibrida didapat dari hasil penyilangan dua indukan yang sama-sama berkualitas dalam masa pertumbuhanya. Jika Anda merasa kesulitan menemukan kios pertanian di tempat tinggal di lingkungan perkotaan , maka ada alternatif mudah yakni dengan membelinya secara online di toko online. Bibit cabe yang dijual oleh toko online merupakan jenis benih sayuran yang paling laris diminati banyak petani.

Anda bisa memesannya pada situs tersebut dan menunggu dengan santai hingga barang sampai ke rumah atau sesuai alamat yang Anda berikan.

2. PENYEMAIAN BENIH CABE Apabila Anda sudah mendapatkan benih cabe unggulan berkualitas tinggi, maka sekarang bisa langsung memulai proses penyemaian benihnya. Penyemaian cabe dalam sistem hidroponik tidak jauh berbeda dengan sistem bertani dengan media tanam berupa tanah,sebenarnya hampir sama cuma medianya yang berbeda. Berikut panduan dalam menyemai benih cabe dengan mudah yang bisa Anda praktekan dirumah:

# Langkah pertama, Untuk mengetahui kemampuan vigor kecambah dari masing-masing benih Anda harus menyortir benih cabe terlebih dahulu. Dengan cara, rendam benih cabe ke dalam sebuah wadah berisikan air bersih secukupnya, biarkan beberapa saat dan akan tampak benih cabe yang tenggelam dan terapung.

# Ambil benih cabe yang terapung kemudian Anda buang saja, kemudian ambil dan gunakan benih cabe yang tenggelam karena pertumbuhan kecambahnya cepat dan sempurna.

# Untuk menunjang kecepatan tumbuh tanaman cabe yang hendak Anda tanam tadi, pada poin ini pada proses pemilihan benih cabe, sebaiknya Anda rendam benih cabe ke dalam air yang sudah dicampur dengan zat pengatur tumbuh (ZPT) yang bisa Anda,dapatkan ditoko pertanian. ZPT akan bekerja merangsang produksi hormon akar sehingga akar lebih cepat keluar lebih cepat tumbuh. Untuk mendapatkan ZPT ini, Anda bisa juga membeli di toko online.

# Setelah mendapatkan benih cabe berkualitas atau unggulan, selanjutnya Anda ambil kain basah dan dalam waktu seharian bungkus benih cabe dengan kain tersebut. Tujuan dari proses penyelimutan benih adalah untuk mempercepat perkecambahan benih cabe. Setelah kecambah muncul atau sudah terlihat, berikutnya Anda bisa langsung memulai kegiatan penyemaian benih cabe.

# Pada tahap penyemaian pencambahan ini, Anda harus menyiapkan wadah sebagai tampat semai yang bisa diperoleh dari toko pertanian atau menggunakan wadah plastik yang sudah diberi media tanam seperti sabut kelapa atau sekam bakar.

# Langkah berikutnya adalah, taburkan benih cabe ke media tanam hingga tertutupi oleh media tanam tersebut hingga tenggelam. Lalu siram dengan air bersih secukupnya jangan terlalu banyak, jangan sampai tergenang. -Pindahkan tempat semai ke area bebas matahari (tidak terkena sinar matahari langsung) seperti dibelakang rumah atau teras. Siram benih setiap pagi hingga benih tumbuh dan siap ditanam dimedia botol bekas.

3. PERANCANGAN TEMPAT MENANAM TANAMAN Tahap ketiga adalah merancang tempat pertumbuhan tanaman cabe tersebut. Di sini sebagai sarana pertumbuhan tanaman Anda akan menggunakan botol bekas. Bagaimana caranya? Berikut panduan singkatnya.

# Ambil satu (atau dua, tinggal disesuaikan) botol bekas air mineral yang sudah dibersihkan terlebih dahulu. Belah bagian atas (sisakan lebih banyak pada bagian bawahnya) botol dengan alat potong seperti cutter atau gunting . Pada tutup botol di bagian tengahnya buatlah lubang kecil, lalu masukkan sumbu dan ikat bagian atas sumbunya agar tidak jatuh ke bawah atau lolos. Tempat untuk menanam cabe ala hidroponik dengan botol bekas sudah jadi dan siap ddiginakan. Apabila Anda masih merasa bingung, silakan lihat panduan hidroponik dengan botol bekas pada artikel.

4. PERACIKAN NUTRISI TANAMAN Dikarenakan kegiatan penyemaian benih memakan waktu hingga berhari-hari lamanya, maka lebih baik gunakan waktu menunggu tersebut untuk menyiapkan komponen lain yang dibutuhkan selanjutnya setelah benih ditanam, seperti tanaman yang menjadi penentu keberhasilan pertumbuhan taman yaitu nutrisi.

Ada banyak sekali nutrisi yang diperlukan oleh tanaman untuk pertumbuhan, nitrogen adalah yang paling pokok, fosfor, dan unsur hara makronya yaitu kalium. Selain itu tadi, agar tanaman bisa melakukan proses fotosintesis serta memberi dukungan pertumbuhan lainnya beberapa unsur hara makro yang harus tersedia adalah seperti oksigen. Untuk mengetahui apa saja nutrisi yang diperlukan tanaman agar bisa tumbuh dengan baik dan sehat, Anda bisa melihat macam-macam nutrisi tanaman hidroponik pada artikel-artikel terkait.

 Nutrisi hidroponik untuk cabe bisa Anda beli di toko pertanian atau lewat internet melalui toko online. Untuk tanaman cabe sekarang sudah tersedia banyak nutrisi khusus . Yang perlu Anda ingat adalah dosis penggunaan nutrisi tersebut agar tidak berlebihan, sebaiknya bertanya oleh penjual di toko pertanian tersebut atau minta bantuan dari teman yang sudah ahli. Setelah Anda mendapatkan pupuk nutrisi tanaman, maka berikutnya Anda bisa membuat larutan nutrisi sendiri di rumah Anda. Larutan nutrisi tersebut harus selalu diserap oleh akar agar tanaman mengalami keberlangsungan proses tumbuh kembang.

Apabila karena berbagai alasan ketersediaan larutan nutrisi habis atau mengering, maka tanaman akan berisiko lebih besar untuk layu atau mati menjadi kering. Kebutuhan unsur hara mikro pada tanaman cabe saat memasuki fase pertumbuhan vegetatif harus dipenuhi dan tidak bisa sembarangan diberikan secara berlebihan. Sebaiknya pada fase pertumbuhan vegetatif Anda berikan larutan nutrisi yang berasal dari pupuk daun yang dijual ditoko pertanian. Setelah memasuki fase pertumbuhan generatif selanjutnya, Anda bisa menggunakan larutan nutrisi yang terbuat dari pupuk buah bisa juga Anda dapatkan ditoko pertanian.

5. PEMINDAHAN BENIH HASIL SEMAI Langkah selanjutnya harus dilakukan dengan hati-hati adalah proses transplanting atau pemindahan bibit yang telah berkecambah dari media semai ke media pertumbuhan tanaman yang telah dibuat sebelumnya. Bibit yang sudah berkecambah yang terbenam di dalam media tanam tadi bisa langsung Anda pindahkan ke wadah pertumbuhan berupa botol bekas tadi yang sudah disiapkan srbelumnya. Untuk lebih mudahnya, berikut caranya yang bisa Anda lakukan:

# Sebelum memindahkan bibit, pastikan Anda sudah menuangkan larutan nutrisi ke bagian bawah botol media tanam tadi. Atur ketinggian airnya, untuk memberi ruang masuknya oksigen yang akan membantu proses fotosintesis tanaman berilah sedikit ruang dan buatlah lubang pada sisi botol.

# Setelah itu, pindahkan benih beserta media tanam ke bagian kepala botol yang sudah dipasangi sumbu pada tutup botolnya dengan posisi terbalik botolnya. Pindahkan dengan hati-hati sekali. Agar tanaman bisa ditopang dengan kuat saat tumbuh membesar perbanyak media tanam hingga sedikit padat

# Langkah terakhir adalah dengan memasangkan kepala botol terbalik ke dalam badan botol dan pastikan sumbu mengenai air larutan yang sudah diberikan sebelumnya.

6. PERAWATAN & PEMELIHARAAN Pada tahap terakhir dalam cara menanam cabe hidroponik dengan botol bekas ini Anda hanya perlu menyediakan kebutuhan nutrisi tanaman secara rutin selama masa pertumbuhannya berlangsung.

Lihat kembali tahap keempat (peracikan nutrisi) untuk mengetahui jenis pupuk apa yang harus dibuat sebagai larutan nutrisi hidroponik tanaman cabe saat pertumbuhan vegetatif (akar, batang, tunas, dan daun) dan generatif (bunga, biji, dan buah) agar tanaman bisa mendapat nutrisi yang tepat. Semakin besar ukuran tanaman tersebut, maka keperluan nutrisinya juga bertambah semakin banyak. Hal yang jauh lebih penting dari itu adalah jangan sampai Anda lupa untuk menuangkan larutan nutrisi pada bagian bawah botol apabila sudah terlihat berkurang banyak sehingga perlu ditambah lagi,demi untuk menjaga kelangsungan hidup tanaman. Begitu terus sampai masa panen datang.

Begitulah 6 Tips Menanam Cabe Hydroponic Dalam Botol Bekas dengan sistem sumbu ini. Selain dengan botol tadi, bertani cabe hidroponik juga bisa ditanam dengan pipa paralon tegak yang banyak dijual ditoko bangunan. Anda bisa memilih mau menggunakan yang mana sesuka Anda, tidak masalah, asalkan Anda mempunyai kemampuan dan kemauan untuk bersabar dalam belajar dan mempraktikan teknik hidroponik yang kadangkala hasilnya tidak sesuai keinginan karena tidak semua bisa melakukanya dengan sukses. Selamat mencoba.

Berlangganan update artikel terbaru via email:

0 Response to "6 Tips Menanam Cabe Hydroponic Dalam Botol Bekas"

Posting Komentar

Iklan Atas Artikel

Iklan Tengah Artikel 1

Iklan Tengah Artikel 2

Iklan Bawah Artikel