4 Cara Membuat Usaha Ayam Potong Dari Awal

Cara membuat usaha ayam potong - merupakan cara untuk mengembangkan bisnis ternak ayam potong yang kini sudah menjadi salah satu pilihan para pebisnis dalam jenis peternakan. Ayam potong atau bisa juga kita sebut sebagai ayam pedaging (broiler) kini sudah menjadi primadona dikalangan pebisnis mulai dari jumlah kecil bahkan dalam jumlah yang besar.

Bisnis ayam potong ini bisa menjadi usaha yang sangat sukses jika kita bisa tlaten merawat bisnis ini dari awal dengan cara yang benar. Usaha ayam potong ini sangatlah menguntungkan. Karena ayam potong bisa bertumbuh lebih cepat dibandingkan dengan ayam kampung biasa. Dalam usia 30 hari saja ayam potong sudah bisa memiliki bobot sekitar 2kg. Itu artinya beternak ayam potong ini sangat menguntungkan karena kita bisa panen lebih cepat daripada beternak ayam jenis ras lainya.

Contohnya, jika kita memilih beternak ayam kampung itu akan sangat lama sekali waktu menunggu masa panennya. Ayam kampung bisa dipanen ketika berusia 2 bulan hingga 3 bulan ke atas. Itupun masih dengan ukuran yang sedang. Jika Anda orang yang tlaten dan ulet yang menginginkan mempunyai sebuah bisnis yang sukses berbisnis ternak ayam potong bisa menjadi jawabanya.

4 Cara Membuat Usaha Ayam Potong


Dalam menjalankan sebuah bisnis, semua butuh persiapan yang matang terlebih dahulu. Dan kita juga harus mengetahui hal apa saja yang harus dilakukan ketika menjalankan bisnis tersebut. Tidak terkecuali ketika berbisnis ayam potong ini. Cara - cara yang benar harus dilakukan untuk mendapatakan hasil yang seperti kita inginkan. Lalu apa saja cara membuat usaha ayam potong ini ?. Berikut adalah langkah - langkah yang harus dilakukan.

1. Tentukan lokasi kandang. Dalam menentukan lokasi kandang yang akan dipakai untuk usaha ayam potong ini ada beberapa hal yang harus diperhatikan.

1. Kandang yang baik untuk beternak sebaiknya adalah yang jauh dari pemukiman penduduk sekitar, guna untuk menjaga kesehatan orang disekitar pemukiman. Memiliki sumber air dan juga akses jalan yang cukup luas untuk dilewati kendaraan.

2. Selalu menjaga sirkulasi udara dalam kandang agar ayam dapat berkembang dengan baik. Dan dengan posisi kandan berderet memanjang dari arah timur ke barat.

3. Menjaga suhu kandang sesuai dengan umur ayam yang akan dimasukan ke dalam kandang. Dalam usia yang berbeda suhu kandang juga harus berbeda sesuai usia ayamnya. Seperti beikut. Ayam usia 1-7 hari harus dalam suhu kandang 34-32, ayam usia 8-14 hari dalam suhu 29-27, ayam usia 15-21 hari dalam suhu 26-26, ayam usia 21-35 dalam suhu 23-21 derajad celsius.

2. Memilih Bibit Jika Anda ingin membeli bibit ayam potong Anda harus bisa memilih bibit ayam potong yang unggul. Ciri- ciri bibit ayam potong unggul adalah badanya yang bulat, bergerak lincah, mata jernih ,hidung dan anus terlihat bersih, bulu sempurna. Dan untuk memulai dari awal sebaiknya Anda membeli bibit dari suplier yang bisa Anda beli dalam  hitungan perbox yang isinya bisa 100 ayam dan bisa juga mendapat tambahan.

3. Pakan Dalam pemberian pakan ayam potong haruslah dengan pakan yang mengandung banyak protein juga karbohidrat. Pemberian pakan ayam potong tidak bisa sembarangan dan tidak sama seperti kita memberi pakan ayam ras lain. Berikut caranya.

1.Tahap pertama Tahap pertama adalah tahap pemberian pakan ayam potong usia 1 sampai 21 hari. Pada usia ini ayam potong harus mendapat pakan yang mengandung protein 22-24%, lemak 2,5%, serat kasar 4%, kalsium 1%, phospor 0,7-0,9%, ME :2800- 3500 kkal/kg makanan.

2. Tahap terakhir Pemberian pakan tahap terakhir adalah pemberian pakan pada usia 21 hingga panen. Dan sebagai berikut kandungan pakanya . Protein 18,1-21,2%, lemak 2,5%, serat kasar 4,5%, kalsium 1%, phospor 0,7-0,9%, ME: 2900-3400 kkal/kg makanan. Pada usia yang berbeda jumlah makanan yang diberikan pun juga harus berbeda. Seperti berikut.
  • Usia 1-7 hari dengan jumlah pakan 17 gram/ekor/hari
  • Usia 8-14 hari dengan jumlah pakan 43 gram/ekor/hari
  • Usia 15-21 hari dengan jumlah pakan 66 gram/ekor/hari
  • Usia 22-28 hari dengan jumlah pakan 91 gram/ekor/hari
  • Usia 29-35 hari dengan jumlah pakan 111 gram/ekor/hari
  • Usia 36-42 hari dengan jumlah pakan 129 gram/ekor/hari
  • Usia 43-49 hari dengan jumlah pakan 146 gram/ekor/hari
  • Usia 50-56 hari dengan jumlah pakan 161 gram/ekor/hari
4. Vaksin Dalam sebuah usaha peternakan kita wajib memberi vaksin kepada hewan yang kita ternak. Dan tidak terkecuali pada ayam potong ini. Ayam potong sangat rentan terhadap penyakit. Vaksin biasanya diberikan 2 kali dalam satu periode pemeliharaan. Yaitu pada usia 5 hari dan yang kedua pada usia 21 hari. Pada pemberian vaksin pertama biasanya dengan vaksin jenis tetes mata dan pad pemberian vaksin kedua yaitu dengan jenis suntik melalui bagian dada. Cukup mudah sebenarnya untuk memelihara jenis ayam potong ini. Hanya dibutuhkan ketlatenan yang tinggi dan ketelitian dalam perawatanya.

Mengenali Penyakit Yang Biasa Terjadi Pada Ayam Potong

Ayam jenis ayam pedaging ini sangat rentan terhadap penyakit. Salah suhu kandang saja bisa menjadikan ayam lebih gampang sakit hingga terjadi kematian. Adapun penyakit - penyakit yang ditakutkan banyak peternak ayam adalah sebagai berikut.

 1. Tetelo Yaitu dengan gejala ayam mengalami megap - megap ,diare, nafsu makan menurun dan lebih suka bergerombol mencari tempat yang hangat. Jika ada ayam yang sudah mengalami seperti itu sebaiknya dipisahkan. Karena dapat menular melalui kotoranya dan sebaiknya ayam yang masih sehat diberi vaksin kembali.

 2. Gumboro Gumboro adalah jenis penyakit yang berasal dari virus Reovirus. Virus ini akan menyerang kepada bagian kekebalan tubuh. Adapun gejala yang ditimbulkan adalah berkurangnya nafsu makan, tubuh menggigil, diare, terdapat luka didubur. Virus ini dapat menyebar dan menular melalui kotoran dan juga makanan dan minuman yang sudah tercemar oleh ayam yang sudah sakit. Sebaiknya berikan segera vaksin gumboro

3. Penyakit ngorok Penyakit ngorok adalah penyakit yang menyerang bagian pernapasan. Pada saat ayam bernafas akan terdengar seperti sedang mengorok. Penyakit ini akan menyebabkan ayam mengalami mengantuk, sayap terkulai, diare dan kotoran berwarna kuning keputihan, hijau. Penularanya bisa melalu lendir dan pernapasan atau juga melalui alat - alat yang digunakan ayam yang sakit sebelumnya. Untuk menanganinya bisa dengan cara memberikan obat yang sesuai penyakitnya.

 4. Berak kapur. Berak kapur ini biasanya ditandai dengan kotoran ayam yang berwarna putih dan jika sudah mengeras bisa menyerupai kapur.Penyakit ini disebabkan oleh adanya kandungan bakteri salmonela dalam ayam tersebut.

Usaha Ayam Potong

Dalam cara membuat usaha ayam potong biasanya sikap yang tlaten harus benar- benar diterapkan. Dan harus memperhatikan semua apa yang harus selalu dilakukan setiap harinya. Mulai dari kandang, pakan, vaksin dan semua yang bisa tetap menjaga ayam dalam kondisi sehat. Sehingga membuat usaha ayam potong Anda sesuai harapan. Demikian adalah tentang 4 cara membuat usaha ayam potong dari awal. Semoga dapat memberi Anda solusi untuk memilih jenis usaha apa yang seharusnya Anda pilih. Dan semoga bisa menjadi usaha yang menguntungkan bagi Anda. Terimakasih.

Belum ada Komentar untuk "4 Cara Membuat Usaha Ayam Potong Dari Awal"

Posting Komentar

Iklan Atas Artikel

Iklan Tengah Artikel 1

Iklan Tengah Artikel 2

Iklan Bawah Artikel